Mengadministrasian server dalam jaringan merupakan pekerjaan yang harus dilakukan oleh administrator jaringan. Pekerjaan ini memerlukan ketelitian dan kesabaran yang tinggi agar di dapat hasil yang baik. Komputer yang terhubung jaringan local atau luas harus diatur dengan baik oleh seorang admin, baik dari sisi akses data, pembagian kegunaan atau pembagian pakai, keamanan dan kenyamanan data untuk diakses. Seringkali masing-masing user menyimpan datanya tanpa memperhatikan kapasitas harddisk komputer tersebut. Tentu saja hal ini akan menimbulkan masalah-masalah yang membuat pusing seorang administrator.
Untuk mengatasi agar masing-masing user tidak dapat menyimpan data melebihi kapasitas yang diizinkan, maka seorang administrator perlu menerapkan pemberian disk quota pada masing-masing user tersebut. Quota sendiri yaitu sebuah tool sistem administrasi yang digunakan untuk mengelola batasan resouce berupa kapasitas ruang disk yang digunakan user. Sehingga kita memonitor dan membatasi penggunaan disk user maupun group. Akan tetapi mungkin saja ada beberapa user yang ingin diberikan disk quota yang lebih besar atau bahkan mungkin diberikan disk quota yang tidak terbatas. Karena itu dengan penerapan disk quota ini dapat diatur pembagian quota masing-masing user sesuai dengan yang dikehendaki.

Konfigurasi Quota Disk untuk user saja tidak dengan group, dilakaukan di atas Slackware 12.1

Pada Slackware 12.1 Quota sudah ada dalam standar software yang terinstall bersamaan.

1. Modifikasi file /etc/fstab

Pada file /etc /fstab merupakan informasi mounting. Proses mounting pada seluruh device akan di mount secara otomatis pada saat booting.

Default yang tertera pada file /etc/fstab saya adalah:

/dev/hda1 / ext3 defaults 1 1
karena kita akan membuat Quota Diks pada user maka kita edit /etc/fstab menjadi

/dev/hda1 / ext3 defaults,usrquota 1 1

2. Membuat file quota.user

Kita buat quota.user dan diletakan pada direktori home. Berikan hak akses root pada quota.user

root@tundra:/# touch /home/quota.user
root@tundra:/# chmod 600 /home/quota.user

Setelah itu hidupkan quota dengan perintah

root@tundra:/# quotaon -a
quotaon: using //aquota.user on /dev/hda1 [/]: Device or resource busy –> tandanya quota sudah hidup

Kalau untuk mematikan quota dengan perintah

root@tundra:/# quotaoff -a
pada contoh ini saya membuat user bernama tkj dengan perintah

root@tundra:/# adduser tkj

Login name for new user: tkj

User ID (‘UID’) [ defaults to next available ]: –> Ikuti perintahnya atau tekan enter terus juga tidak apa, ini hanya memberikan keterangan pada user saja.

nanti akan terbentuk keterangan pada user

New account will be created as follows:

—————————————
Login name…….: tkj
UID…………..: [ Next available ]
Initial group….: users
Additional groups: [ None ]
Home directory…: /home/tkj
Shell…………: /bin/bash
Expiry date……: 2008-10-17

Sekarang kita akan memberikan quota kepada user dengan perintah

root@tundra:/# edquota -u tkj

-u menjelaskan user tkj (nama user yang akan diberikan quota)

Disk quotas for user tkj (uid 1001):
Filesystem blocks soft hard inodes soft hard
/dev/hda1 12 10000 10000 3 0 0

“block in user” adalah jumlah total blok (dalam kilobyte) yang telah dipakai oleh user. “inodes in use” adalah jumlah total file yang dimiliki user dalam partisi tersebut.

Kemudian kita rubah menjadi:

Disk quotas for user tkj (uid 1001):
Filesystem blocks soft hard inodes soft hard
/dev/hda1 12 5000 5000 3 0 0

Untuk memastikan bahwa user tkj sudah diberikan quota dengan perintah:

root@tundra:/# quota -v tkj
Disk quotas for user tkj (uid 1001):
Filesystem blocks soft hard inodes soft hard
/dev/hda1 12 5000 5000 3 0 0

Untuk lebih jelasya kita dapat melihat daftar user

root@tundra:/# tail /etc/passwd
rpc:x:32:32:RPC portmap user:/:/bin/false
sshd:x:33:33:sshd:/:/bin/false
gdm:x:42:42:GDM:/var/state/gdm:/bin/bash
apache:x:80:80:User for Apache:/srv/httpd:/bin/false
messagebus:x:81:81:User for D-BUS:/var/run/dbus:/bin/false
haldaemon:x:82:82:User for HAL:/var/run/hald:/bin/false
pop:x:90:90:POP:/:/bin/false
nobody:x:99:99:nobody:/:/bin/false
hendra:x:1000:100::/home/hendra/:
tkj:x:1001:100:tekaje,,,:/home/tkj:/bin/bash

Memodifikasi Parameter Batasan Waktu Quota (grace period)

Lama user untuk dibatasi dengan quota membutuhkan waktu dalam penggunaanya. Waktu default yang diberikan quota adalah 7 hari. Pada contoh kali ini saya akan merubah waktu menjadi 1 hari. Tuliskan perintah di bawah ini untuk merubah hari.

Grace period before enforcing soft limits for users:
Time units may be: days, hours, minutes, or seconds
Filesystem Block grace period Inode grace period
/dev/hda1 1days 1days

Ini adalah tampilan quota pada hda1

Kita masukan file berukuran 3,1 MB kedalam direktori tkj, maka ukuran block in use akan berubah menjadi 16 seperti dilihat paga gambar di bawah ini:

Jika block sudah mempunyai besar kapasitas yang sama degan quota maka, quota tidak dapat menampung file data lagi, seperti di gambar ini:

pada gambar di atas block sudah mencapai 5000, apabila kita tambahkan file .txt dengan ukuran kecil, maka apa yang terjadi:

Kita masuk ke dalam direktori tkj yang ada di dalam home tuliskan dengan perintah ini:

tkj@tundra:/$ cd home/tkj/
kita buat file .txt

tkj@tundra:~$ vim tes2.txt

Maka akan timbul pesan bahwa file system full?

  • quota.user untuk catatan pengguna user
  • quota, digunakan untuk melihat quota yang dimiliki oleh user atau group
  • edquota, digunakan untuk mengedit quota atau group
  • repquota, digunakan untuk melaporkan pemakaian ruang harddisk pada partisi yang diaktifkan

Apabila ada kesalahan dari pembahasan quota disk ini. mohon masukannya untuk perbaikan lebih lanjut. πŸ™‚

Advertisements