Posted by Hendra Nuryuliansyah under
Linux Leave a Comment
Apache merupakan Web Server paling populer digunakan di Internet. Lebih dari 70% Web Server di Internet menggunakan Apache. Ini disebabkan karena Apache tidak saja bisa didapatkan secara gratis, lebih dari itu Apache bisa diimplementasikan diberbagai platform sistem operasi, disamping Apache ini mempunyai kecepatan dan performa yang sangat baik.
Apache versi 1.0 dirilis pada bulan Desember 1995. Slackware ver 12.2 menggunakan Apache versi 2.2.4. Informasi tentang Apache dapat Anda lihat pada situs-situs: http://www.apache.org, Apache Week (http://apacheweek.com) atau Anda dapat googling dengan key word apache.
Pada bab ini, Anda akan diarahkan untuk dapat menjalankan apache Web Server di mesin Slackware 12.2. Pada instalasinya, Slackware 12.2 telah menyertakan Apache pada paketnya. Seperti biasanya pada pertama kali akan mengkonfigurasi, Anda harus melihat dulu apakah paket apache telah terinstal di mesin Anda. Slackware mengusung Apache HTTPD server pada paketnya.
root@server-smkn3tkj:/# ls /var/log/packages/ |grep httpd
httpd-2.2.10-i486-1
root@server-smkn3tkj:/#
Anda lihat bahwa paket apache yang terinstall di mesin Anda httpd versi 2.2.10. Langkah selanjutnya adalah mengaktifkan apache, yakni dengan mengetikkan perintah:
student@server-smkn3tkj:~$ su
Password:
(more…)
Posted by Hendra Nuryuliansyah under
Linux Leave a Comment
Dynamips adalah emulator yang dapat mengemulasikan berbagai router Cisco 1700, 2600, 3600, 3700, dan 7200. Pada tutorial kali ini router Cisco yang kita gunakan adalah 7200. Berbeda dengan emulator lain seperti Boson Netsim, dynamips benar-benar mirip dengan router cisco sebenarnya karena dynampis dapat mengemulasikan router cisco lengkap dengan IOS-nya sekaligus. Tulisan ini akan membahas instalasi dynamips pada Slackware 12.2. Dalam menggunakan dynamips Anda juga harus menginstall dynagen. Dynagen adalah front-end untuk dynamips yang berfungsi untuk menyederhanakan konfigurasi dynamips.
Sekarang kita akan mengunduh Dynagen pada alamat www.dynagen.org klik link download pada website tersebut. disarankan Anda menggunakan Dynagen yang sudah stabil atau rilis terbaru. Pada tutorial ini saya menggunakan dynagen-0.11.0.tar.gz. Buatlah direktori dynamips dengan perintah:
root@tundra:/# mkdir /opt/dynamips
Tempatkan dynagen-0.11.0.tar.gz pada direktori /opt/dynamips
masuk ke dalam direktori dynamips:
root@tundra:/# cd /opt/dynamips/
root@tundra:/opt/dynamips# tar xvzf dynagen-0.11.0.tar.gz
(more…)
Posted by Hendra Nuryuliansyah under
Linux [6] Comments
Untuk mengadministrasi sebuah jaringan kecil, pemberian ip statik sangat memudahkan bagi administrator jaringan. Namun jika jaringan sudah mulai luas kemungkinan untuk menggunakan ip yang sama akan lebih besar sehingga menyebabkan konflik. Dengan dasar ini maka penggunaan DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) Server sangat dianjurkan.
Fungsi utama dari DHCP Server ini adalah memberikan IP kepada host atau komputer yang tersambung kepada jaringan tersebut secara otomatis. Hal ini hanya berlaku jika komputer tersebut menggunakan setting IP dengan DHCP atau di Windows mengaktifkan pilihan “Obtain IP Address Automatically”. Bagaimana jika tetap menginginkan komputer menggunakan IP statis? bisa saja dengan demikian IP tersebut tidak akan diberikan pada komputer yang akan meminta IP pada DHCP Server atau mengganti IP dari sebuah host yang telah menggunakan IP yang sama dengan IP statik yang digunakan.
(more…)